Faktor yang berpengaruh pada perkembangan bicara anak kurang dengar yang menggunakan alat bantu dengar

  • Nastiti Dwi
  • Muyassaroh .

Abstract

Latar belakang : Deteksi dini tuli kongenital sudah dilakukan di RSUP Dr. Kariadi. Rata-rata kunjungan anak kurang dengar sejak lahir sebanyak 10-20 pasien per bulan. Salah satu metode intervensi dengan pemakaian alat bantu dengar (ABD). Keluaran penting bagi anak pengguna ABD adalah persepsi bicara, bahasa, kemampuan komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang mempengaruhi perkembangan auditori, bahasa dan wicara pada anak kurang dengar yang menggunakan ABD.

Metode : Penelitian belah lintang. Sampel adalah anak kurang dengar dengan ABD usia pendengaran kurang dari 2 tahun. Data umur pertama memakai alat bantu dengar (ABD), lama penggunaan ABD perhari, jumlah ABD didapatkan dari wawancara. Derajat kurang pendengaran dari hasil BERA. Data kelainan lain pada sampel didapat dari rekam medis. Perkembangan auditori, bahasa dan wicara dinilai dengan LittlEARS Auditory Questionnaire (LEAQ). Analisis data dengan uji Chi square menggunakan regresi logistic multivariate.

Hasil : Sampel berjumlah 35 anak, 17 (48,6%) anak menggunakan ABD di usia kurang dari atau sama dengan 3 tahun dan 18 anak (51,4%) menggunakan ABD setelah 3 tahun. Data derajat kurang pendengaran profound 80%, sedang-berat 20%. Lama pemakaian ABD diatas 8 jam sebanyak 45,7% dan 54,3% anak dibawah 8 jam. Terdapat kelainan lain 20% dan tanpa kelainan 80%. Frekuensi terapi wicara kurang dari 2 kali perminggu 54,3% dan lebih dari sama dengan 2 kali perminggu 45,7%. Hasil LittlEARS Auditory Questionnaire (LEAQ) dibawah kurva 52,4% dan 47,6% sesuai kurva normal. Didapatkan agka yang signifikan (p<0,005) pada lama pengunaan alat dan frekuensi terapi wicara.

Simpulan : Lama penggunaan ABD dan frekuensi terapi wicara merupakan faktor yang berpengaruh dalam perkembangan bicara pada anak kurang pendengaran yang menggunakan ABD.

 

Kata Kunci : Alat bantu dengar, perkembangan auditori, kurang pendengaran

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-11-09